Tampilkan postingan dengan label Moluska. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Moluska. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Mei 2011

GASTROPODA MOLLUSCA

Hewan ini umumnya hidup di laut meskipun ada juga yang hidup di darat. Tubuhnya lunak, berlendir, dan bermantel, biasanya dilindungi oleh cangkang zat kapur. Selain melindungi tubuh, cangkang ini juga berfungsi untuk melindungi organ yang ada di dalam isi perut.
  • Gastropoda? Gaster artinya perut, dan podos artinya kaki. Jadi Gastropoda adalah hewan yang bertubuh lunak, berjalan dengan perut yang dalam hal ini disebut kaki.
Bekicot (Achatina fulica)
  • Struktur tubuh bekicot terdiri satu rumah atau cangkang bekicot berbentuk kerucut terpilin (spiral)yang simetris bilateral ,
  • Bentuk tubuhnya sesuai dengan bentuk cangkok
  • Namun ada pula Gastropoda yang tidak memiliki cangkok, sehingga sering disebut siput telanjang (vaginula)
  • Di kepala siput terdapat sepasang tentakel panjang dan sepasang tentakel pendek.
  • Pada tentakel panjang, terdapat mata. Mata ini hanya berfungsi untuk membedakan gelap dan terang.
  • Sedangkan pada tentakel pendek berfungsi sebagai indera peraba dan pembau
  • Hewan ini mempunyai radula yang terletak di dalam mulut yang berfungsi untuk memakan daun
  • Bersifat hermafrodit, tidak melakukan fertilisasi sendiri,
  • Bernapas dengan paru-paru melalui lubang pada ruang mantel (apertura pulminalis)
  • Sistem pencernaan dimulai dari mulut–faring berotot–esofagus– tembolok tipis–lambung–usus halus berkelok-kelok–anus.
  • Hewan ini memiliki kelenjar ludah di kiri kanan tembolok dan sebuah hati yang
    terhubung dengan lambung yang terletak di bagian atas rumah bekicot.
  • Sebelum dikeluarkan, kotoran disaring oleh ginjal, kemudian dikeluarkan
    ke ruang mantel.
  • Sistem respirasi dan sirkulasi menggunakan paru-paru yang disebut pulmonata, yaitu jaringan di luar dinding luar mantel tempat udara keluar dan masuk.
  • Darah yang mengumpul dalam tubuh dan udara dari paru paru dipompa oleh jantung lewat arteri dalam kepala, kaki, dan organ dalam tubuh.
  • Sistem saraf dan sensori berupa pasangan saraf ganglion dan serebral, saraf kaki, dan saraf organ dalam tubuh.
  • Saraf dari ganglion berhubungan langsung ke seluruh sistem organ.
  • Sensori terdapat pada kedua mata yang terletak di ujung tentakel panjang.
  • Selain itu, ada sepasang statokis yang terdapat di bawah kaki yang berfungsi untuk
    keseimbangan dan struktur peraba yang terdapat dalam lapisan epidermis kepala dan kaki.
  • Sistem perkembangbiakan dilakukan dengan perkawinan.
  • Meskipun bekicot bersifat hermafrodit, bekicot tidak dapat melakukan perkawinan sendiri karena masaknya sperma dan ovum tidak bersamaan.
  • Sperma dan ovum dihasilkan oleh satu organ yang disebut ovotestis.
  • Fertilisasi dilakukan di dalam tubuh betina.
  • Meskipun hermafrodit, ada yang disebut bekicot betina karena menghasilkan ovum dan ada yang disebut bekicot jantan karena menghasilkan sperma.
  • Dari pembuahan kedua bekicot tersebut, terbentuklah zygot yang aa di dalam telur.
  • Bekicot adalah hewan yang berkembang biak dengan bertelur (ovipar).
  • Telur-telur ini biasanya mengumpul dan terletak di bawah dedaunan.
  • Telur menetas dan terjadilah bekicot muda yang merupakan miniatur bekicot dewasa.
  • Bekicot aktif di malam hari.
  • Gerakan Gastropoda disebablan oleh kontraksi-kontraksi otot seperti gelombang, dimulai dari belakang menjalar ke depan. Pada waktu bergerak, kaki bagian depan memiliki kelenjar untuk menghasilkan lendir yang berfungsi untuk mempermudah berjalan, sehingga jalannya meninggalkan bekas
  • Hewan ini dapat bergerak secara mengagumkan, yaitu memanjat ke pohon tinggi atau memanjat ke bagian pisau cukur tanpa teriris.
  • Dengan radulanya, bekicot dapat melahap tanaman hijau yang lunak dan tidak berbulu.
  • Pada musim kering, bekicot akan menarik kaki dan kepala ke dalam rumahnya, kemudian mengeluarkan lendir yang banyak sebagai perekat untuk membungkus apertura dan desikasi.
  • Selain sebagai hama pertanian, bekicot juga dapat diolah sebagai makanan yang mahal dan bergizi.

Sistem pencernaan
  • Dimulai dari mulut yang dilengkapi dengan rahang dari zat tanduk. Di dalam mulut terdapat lidah parut atau radula dengan gigi-gigi kecil dari kitin. Selanjutnya terdapat kerongkongan, kemudian lambung yang bulat, usus halus dan berakhir di anus.
  • Gastropoda umumnya pemakan tumbuh-tumbuhan atau disebut hewan herbivora.
Sistem Respirasi
Pernafasan bagi Gastropoda yang hidup di darat menggunakan paru-paru, sedangkan
Gastropoda yang hidup di air, bernafas dengan insang.

Sistem Ekskresi
  • Alat ekskresi berupa sebuah ginjal yang terletak dekat jantung. Hasil ekskresi dikeluarkan ke dalam rongga mantel.

Sistem Transportasi
  • Sistem peredaran darah adalah sistem peredaran darah terbuka. Jantung terdiri dari serambi dan bilik (ventrikel) yang terletak dalam rongga tubuh.

Sisrem Syaraf
  • Sistem saraf terdiri atas tiga buah ganglion utama yakni
  1. ganglion otak (ganglion cerebral)
  2. ganglion visceral / ganglion organ-organ dalam
  3. ganglion kaki (pedal).
  • Ketiga ganglion utama ini dihubungkan oleh tali saraf longitudinal
  • sedangkan tali saraf longitudinal ini dihubungkan oleh saraf transversal ke seluruh bagian tubuh.
  • Didalam ganglion pedal terdapat statosit (statocyst) yang berfungsi sebagai alat keseimbangan.

Sistem Reproduksi
  • Gastropoda mempunyai alat reproduksi jantan dan betina yang bergabung atau disebut juga ovotestes.
  • Gastropoda adalah hewan hemafrodit, tetapi tidak mampu melakukan autofertilisasi.



Klasifikasi
Beberapa contoh Gastropoda adalah
  1. bekicot (Achatina fulica),
  2. siput air tawar (Lemnaea javanica),
  3. siput laut (Fissurella sp),
  4. siput perantara fasciolosis (Lemnaea trunculata).
  5. Vivipara javanica (kreco)
  6. Melania testudinaria (sumpil)
  7. Murex siphelinus (cangkok berduri dan hidup di laut)
  8. Vaginula sp. (siput telanjang)
  9. Filicaulis sp. (siput lintah)
 
Sumber: http://biologigonz.blogspot.com/2010/08/gastropoda-mollusca.html
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.

Phylum Mollusca

Mollusca (dalam bahasa latin, molluscus = lunak) merupakan hewan yang bertubuh lunak.Tubuhnya lunak dilindungi oleh cangkang, meskipun ada juga yang tidak bercangkang.Hewan ini tergolong triploblastik selomata.
Ciri tubuh
Ciri tubuh Mollusca meliputi ukuran, bentuk, struktur, dan fungsi tubuh.
mollusca
mollusca
Ukuran dan bentuk tubuh
Ukuran dan bentuk mollusca sangat bervariasi.Misalnya siput yang panjangnya hanya beberapa milimeter dengan bentuk bulat telur.Namun ada yang dengan bentuk torpedo bersayap yang panjangnya lebih dari 18 m seperti cum-cumi raksasa.
Struktur dan fungsi tubuh
Tubuh mollusca terdiri dari tiga bagian utama :
Kaki merupakan penjulur bagian ventral tubuhnya yang berotot.Kaki berfungsi untuk bergerak merayap atau menggali.Pada beberapa molluska kakinya ada yang termodifikasi menjadi tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsa.
Massa viseral adalah bagian tubuh mollusca yang lunak.Massa viseral merupakan kumpulansebagaian besar organ tubuh seperti pencernaan, ekskresi, dan reproduksi.
Mantel membentuk rongga mantel yang berisi cairan.Cairan tersebut merupakan lubang insang, lubang ekskresi, dan anus.Selain itu, mantel dapat mensekresikan bahan penyusun cangkang pada mollusca bercangkang.
Sistem saraf mollusca terdiri dari cincin saraf yang nengelilingi esofagus dengan serabut saraf yang melebar.Sistem pencernaan mollusca lengkap terdiri dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus.Ada pula yang memiliki rahang dan lidah pada mollusca tertentu.Lidah bergigi yang melengkung kebelakang disebut radula.Radula berfungsi untuk melumat makanan.Mollusca yang hidup di air bernapas dengan insang.Sedangkan yang hidup di darat tidak memiliki insang.Pertukaran udara mollusca dilakukan di rongga mantel berpembuluh darah yang berfungsi sebagai paru-paru.Organ ekskresinya berupa seoasang nefridia yang berperan sebagai ginjal.

Cara hidup dan habitat
Mollusca hidup secar heterotrof dengan memakan ganggang, udang, ikan ataupun sisa-sisa organisme.Habitatnya di air tawar, di laut dan didarat.Beberapa juga ada yang hidup sebagai parasit.

Reproduksi
Mollusca bereproduksi secara seksual dan masing-masing organ seksual saling terpisah pada individu lain.Fertilisasi dilakukan secara internal dan eksternal untuk menghasilkan telur.Telur berkembang menjadi larva dan berkembang lagi menjadi individu dewasa.

Klasifikasi
Mollusca merupakan filum terbesar dari kingdom animalia.Molluska dibedakan menurut tipe kaki, posisi kaki, dan tipe cangkang, yaitu Gastropoda, Pelecypoda, dan Cephalopoda.

Gastropoda
gastropoda
gastropoda
Gastropoda (dalam bahasa latin, gaster = perut, podos = kaki) adalah kelompok hewan yang menggunakan perut sebagai alat gerak atau kakinya.Misalnya, siput air (Lymnaea sp.), remis (Corbicula javanica), dan bekicot (Achatia fulica).Hewan ini memiliki ciri khas berkaki lebar dan pipih pada bagian ventrel tubuhnya.Gastropoda bergerak lambat menggunakan kakinya.
Gastropoda darat terdiri dari sepasang tentakel panjang dan sepasang tentakel pendek.Pada ujung tentakel panjang terdapat mata yang berfungsi untuk mengetahui gelap dan terang.Sedangkan pada tentakel pendek berfungsi sebagai alat peraba dan pembau.Gastropoda akuatik bernapas dengan insang, sedangkan Gastropoda darat bernapas menggunakan rongga mantel.

Pelecypoda
Pelecypoda diidentefikasikan sebagai kerang (Anadara sp.), tiram mutiara (Pinctada margaritifera dan Pinctada mertinsis), kerang raksasa (Tridacna sp.), dan kerang hijau (Mytilus viridis).
pelecypoda
Pelecypoda memiliki ciri khas, yaitu kaki berbentuk pipih seperti kapak.Kaki Pelecypoda dapat dijulurkan dan digunakan untuk melekat atau menggali pasir dan lumpur.Pelecypoda ada yang hidup menetap dan membenamkan diri di dasar perairan.Pelecypoda mampu melekat pada bebatuan, cangkang hewan lain, atau perahu karena mensekresikan zat perekat.
Pelecypoda memiliki dua buah cangkang pipih yang setangkup sehingga disebut juga Bivalvia.Kedua cangkang pada bagian tengah dorsal dihubungkan oleh jaringan ikat (ligamen) yang berfungsi seperti engsel untuk membuka dan menutup cangkang dengan cara mengencangkan dan mengendurkan otot.Cangkang tersusun dari lapisan periostrakum, prismatik, dan nakreas.Pada tiram mutiara, jika di antara mantel dan cangkangnya masuk benda asing seperti pasir, lama-kelamaan akan terbentuk mutiara.Mutiara terbentuk karena benda asing tersebut terbungkus oleh hasil sekresi palisan cangkang nakreas.Pelecypoda tidak memiliki kepala.Mulutnya terdapat pada rongga mantel, dilengkapi dengan labial palpus.
Pelecypoda tidak memiliki rahang atau radula.Maka makanannya berupa hewan kecil seperti protozoa, diatom, dan sejenis lainnya.Insang Pelecypoda berbentuk lembaran sehingga hewan ini disebut juga Lamellibranchiata (dalam bahasa latin, lamella = lembaran, branchia = insang).Lembaran insang dalam rongga mantel menyaring makanan dari air yang masuk kedalam rongga mantel melalui sifon (corong).Sistem saraf Pelecypoda terdiri dari tiga pasang ganglion yang saling berhubungan.Tiga ganglion tersebut adalah ganglion anterior, ganglion pedal, dan ganglion posterior.Reproduksi Pelecypoda terjadi secara seksual.Organ seksual terpisah pada masing-masing individu.Fertilisasi terjadi secara internal maupun eksternal.Pembuahan menghasilkan zigot yang kemudian akan menjadi larva.

Cephalopoda
cephalopoda 
Cephalopoda (dalam bahasa latin, chepalo = kepala, podos = kaki) merupakan Mollusca yang memiliki kaki di kepala.Anggota Cephalopoda misalnya sotong (Sepia officinalis), cumi-cumi (loligo sp.), dan gurita (Octopus sp.)Hidup Cephalopoda seluruhnya di laut dengan merayap atau berenang di dasar laut.Makananya berupa kepiting atau invertebrata lainnya.Sebagai hewan pemangsa, hampir semua Cephalopoda bergerak cepat dengan berenang.Kebanyakan Cephalopoda memiliki organ pertahanan berupa kantong tinta.Kantong tinta berisikan cairan seperti tinta berwarna coklat atau hitam yang terletak di ventral tubuhnya.Tinta ini akan di keluarkan jika hewan ini merasa terancam dengan cara menyemburkannya.Cephalopoda memiliki kaki berupa tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsanya.Cephalopoda memiliki sistem saraf yang berpusat di kepalanya menyerupai otak.Untuk reproduksi hewan ini berlangsung secara seksual.Cephalopoda memiliki organ reproduksi berumah dua (dioseus).Pembuahan berlangsung secra internal dan menghasilkan telur.

Peran mollusca bagi manusia
Umumnya mollusca menguntungkan bagi manusia, namun ada pula yang merugikan.Peran mollusca yang menguntungkan adalah sebagai berikut :
-Sumber makanan berprotein tinggi, misalnya tiram batu (Aemaea sp.), kerang (Anadara sp.), kerang hijau (Mytilus viridis), Tridacna sp., sotong (Sepia sp.)
cumi-cumi (Loligo sp.), remis (Corbicula javanica), dan bekicot (Achatina fulica).
-Perhiasan, misalnya tiram mutiara (Pinctada margaritifera).
-Hiasan dan kancing, misalnya dari cangkang tiram batu, Nautilus, dan tiram mutiara.
-Bahan baku teraso, misalnya cangkang Tridacna sp.
Mollusca yang merugikan bagi manusia, misalnya bekicot dan keong sawah yang merupakan hama dari tanaman.
Siput air adalah perantara cacing Fasciola hepatica.
 
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.

5 Jenis Gastropoda Laut

Dibawah ini merupakan beberapa spesies dari kelas gastropoda yang habitatnya  dilaut. yang kami temukan pada saat praktikum lapang di pantai delagen, Gresik.


1. Turitella terebra

turtella-terebra
turtella terebra
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Class                : Gastropoda
Ordo                : Sorbeoconcha
Family             : Turritellidae
Genus              : Turritella
Species            : Turritella terebra
Turritella terebra merupakan spesies gastropoda yang sebagian besar hidup di laut, sebuah moluska laut dari kelas gastropoda dan dari keluarga Turritellidae. Memiliki sebuah insang dan tersusun dalam satu baris filamen, jantung beruang satu, nefridium berjumlah satu buah, mulut dilengkapi dengan radula yang berjumlah tujuh buah dalam satu baris. Hewan ini hidup di daerah hutan bakau atau pohon-pohon, laut surut sampai laut lepas pantai dan karang-karang di tepi pantai, laut dangkal bertemperatur  hangat, laut dalam, di balik koral, parasit pada binatang laut serta di atas hamparan pasir.

2. Ocypoda quadrata
ocypoda-qudrata
ocypoda qudrata
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Arthropoda
Class                 : Malacostraca
Ordo                 : Decapoda
Family             : Ocypodidae
Genus              : Ocypode
Species            : Ocypode quadrata
Ocypode yang tinggal di wlayah berpasir ini  juga dapat disebut sebagai kepiting  hantu yaitu kepiting dari family Ocypodidae, kepiting pantai ini sangat umum dan ditemukan di banyak negara. Karakteristik dari genus yang termasuk salah satu cakar menjadi lebih besar daripada yang lain, tetapi perbedaan ini tidak ditandai sebagai dalam kepiting fiddler laki-laki. Kepiting hantu mendominasi pantai berpasir di daerah tropis dan subtropis, menggantikan jenis dari sandhoppers yang mendominasi di daerah dingin. Mereka bernapas melalui insang, secara berkala basah dengan air laut.
Meskipun mereka lebih sering hidup di pantai namun suatu saat mereka juga harus kembali ke laut untuk melepaskan telur mereka, yang berkembang menjadi larva di laut. Kepiting hantu Dewasa menggali lubang yang dalam, yang terdiri dari batang kayu dengan kamar di akhir, kadang-kadang dengan poros entrace kedua. Mereka tetap dalam liang ketika hari panas, dan sepanjang  musim dingin. Mereka muncul kebanyakan di malam hari, untuk makan kepiting dan kerang coquina mol, walaupun mereka juga akan makan berbagai macam barang , termasuk bangkai, kotoran dan tukik penyu. Kepiting muda yang memiliki warna yang samar hidup secara berbaur dengan habitat berpasir dari kepiting yang telah dewasa.. Ocypode quadrata tinggal di liang berpasir di atas strandline. Kepiting yang lebih tua menggali lubang mereka lebih jauh dari laut sejauh 400 meter  (0,25 mil) perairan. Kpeiting muda hanya bisa membantu menggali sampai 1,3 meter ke dalam, dan dapat ditutup dengan pasir selama periode panas.Ocypode Quadrata dapat menghasilkan berbagai suara, dengan memukul tanah dengan cakar, dengan komunikasi suara dengan kaki, dan sebuah “suara menggelegak”, yang dijelaskan secara tidak lengkap. Pejantan bersaing dengan cara yang sangat ritual yang bertujuan untuk mencegah  kontak fisik  diantara mereka. Pada kecepatan tinggi, pasangan keempat kaki yang dibangkitkan dari tanah, dan pada kecepatan tertinggi, kepiting berjalan, dengan hanya menggunakan pasangan pertama dan kedua berjalan kaki.
Habitat yang sering dikunjungi oleh kepiting hantu, terlihat mengalami  penurunan dalam kelimpahannya karena perilaku dari manusia. Wilayah pantai yang biasa masusia jadikan sebagai tempat wisata mengakibatkan lubang yang mereka buat terinjak-injak oleh kaki bahkan kendaraan mereka, sehingga secara langsung menghancurkan kepiting, serta secara tidak langsung merusak habitat mereka.

3. Nassarius
nassarius
nassarius


Kingdom: Animalia
Phylum: Mollusca
Class: Gastropoda
Superfamily: Buccinoidea
Family: Nassariidae
Subfamily: Nassariinae
Genus: Nassarius
Nassarius,nama umum siput lumpur Nassa (AS) atau whelks anjing (Inggris), adalah genus menit untuk siput laut menengah, moluska gastropoda laut di Nassariidae keluarga.
Bekicot ini pemulung. Spesies dalam genus ini ditemukan di seluruh dunia. Siput ini biasanya hidup di rataan lumpur atau dataran pasir, intertidally atau subtidal. Kebanyakan spesies Nassarius pemulung sangat aktif, makan pada hal-hal seperti ikan mati, dll Mereka sering menggali ke dalam substrat kelautan dan kemudian menunggu dengan hanya menonjol menyedot mereka, sampai mereka mencium bau makanan di dekatnya. Kerang spesies dalam genus ini memiliki puncak menara yang relatif tinggi dan takik siphonal. Seorang individu hidup dari spesies Nassarius pada dinding akuarium, tercermin di kaca. Hewan ini memiliki siphon panjang.

4. Xenophora corrugate
Xenophora-corrugate
Xenophora corrugate
Kingdom: Animalia
Phylum: Mollusca
Class: Gastropoda
Superfamily: Xenophoroidea
Family: Xenophoridae
enus: Xenophora
Subgenus: Xenophora
Species: X. corrugate
X. corrugate adalah spesies siput laut menengah, sebuah moluska gastropoda laut dalam keluarga Xenophoridae, siput carrier atau pembawa kerang. Bekicot pembawa ini hidup di kedalaman antara 35 dan 90 m.
Shell spesies ini adalah besar dan luas trochiform, dengan dasar cekung. Dalam kehidupan semen siput kerang atau kerikil kecil ke tepi cangkangnya secara teratur lebih atau kurang. Apa yang disemen ada fungsi dari apa yang tersedia di substrat di mana kehidupan siput.
Aperture cangkang yang besar dan sangat cekung. Patung dari permukaan sirip belakang tidak teratur bergelombang, di mana puing-puing shell dan lainnya tidak tertanam.
Tubuh bagian dasar adalah putih dengan berbagai punggung coklat arkuata tajam-mengangkat. Ketinggian shell hingga 45 mm, dan lebar sampai dengan 62 mm.

5. Thais mutabilis
Thais-mutabilis
Thais mutabilis
Kingdom: Animalia
Phylum: Mollusca
Class: Gastropoda
Superfamily: Muricoidea
Family: Muricidae
Subfamily: Rapaninae
Genus: Thais
Subgenus: Thaisella
Species: T.mutabilis
Thais mutabilis adalah spesies siput laut, moluska gastropoda laut dalam keluarga Muricidae, siput Murex atau siput batu. Mutabilis Thailand adalah kerang kecil yang cokelat, putih atau abu-abu Thailand kerang laut jatuh. ke dalam kategori kerang batu. Rock cangkang kerang yang kokoh masing-masing unik untuk desain sendiri.

Sumber: http://airlanggastudyclub.com/5-jenis-gastropoda-laut/
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.