Kamis, 24 Maret 2011

CYP2C19

CYP2C19
Sitokrom P450, famili 2, subfamili C, Polipeptida 19
Merupakan enzim monooksigenase
Terdapat di retikulum endoplasma hati
Fungsi ;
1.) bertanggung jawab untuk metabolisme agen
terapeutik (omeprazole, diazepam, barbiturat)
2.) sintesis kolesterol, steroid dan lipid
CYP2C19 dipengaruhi gen
3%-5% ras kaukasoid dan 12%-13% orang asia mengalami metabolisme rendah dengan enzim CYP2C19.
Con’d
Pada beberapa obat CYP2C19 menjadi jalur metabolisme primer, tapi lebih sering menjadi jalur metabolisme sekunder. Contoh;
Jalur primer omeprazol adalah CYP2C19 sedangkan jalur sekundernya adalah CYP3A4.
Bila aktivitas CYP2C19 normal tapi CYP3A4 mengalami inhibisi→metabolisme omeprazol tidak terganggu secara signifikan
Bila konsentrasi enzim CYP2C19 menurun, dan CYP3A4 mengalami inhibisi → konsentrasi omeprazol dalam tubuh meningkat karena metabolismenya terganggu
Substrat CYP2C19
Aripiprazole, Carisoprodol, Citalopram*, Clomipramine, Clopidogrel, Clozapine ,Desipramine, Diazepam*, Diphenyhidramine, Doxepin, Escilatopram*, Fluoxetine, Imipramine, Lansoprazole, Mephenytoin, Methadone, Moclobemide*, Nelvinafir, Olanzapine, Omeprazole*,Pantoprazole*, Pentamidine*, Phenobarbital, Phenytoin, Proguanil*, Propranolol, Raberprazole, Sertraline*, Thalidomide*,Voriconazole, R warfarin
(*) CYP2C19 menjadi jalur metabolisme primer
Tentang Diazepam
Diazepam (t1/2=20-100 jam ) termasuk obat dengan kelas terapi antiansietas, antikonvulsan, dan sedatif.
Enzim utama yang digunakan dalam metabolisme diazepam adalah CYP2C19, CYP3A4 dan CYP3A5.
Metabolisme utama diazepam berada di hepar, menghasilkan tiga metabolit aktif ; nordiazepam, oxazepam, dan Temazepam.
Con’d
Jalur metabolisme diazepam :
diazepam CYP2C19 nordiazepam (t1/2=30-200 jam )
nordiazepam CYP3A4 oxazepam (t1/2=5-15 jam )
Temazepam (t1/2= 10-20 jam ) dimetabolisme CYP3A4 dan CYP3A5 lalu dikonjugasi dengan asam glukuronat sebelum dieliminasi dari tubuh.
Diazepam secara cepat terdistribusi dalam tubuh karena bersifat lipid-soluble, volume distribusinya 1,1L/kg, dengan tingkat pengikatan pada albumin dalam plasma sebesar (98-99%).
Diazepam diekskresikan melalui air susu dan dapat menembus barier plasenta
Con’d
Aplikasi penggunaan diazepam
Penggunaan diazepam untuk ibu hamil dan menyusui sebaiknya dihindari karena
1.)berpotensi menginhibisi neuron > pertumbuhan embrio lambat
2.) meningkatkan pH sel >pertumbuhan janin terganggu
3.) Pada trimester pertama masa kehamilan merupakan periode kritis maka bahan teratogen yang bersifat toksik akan mempengaruhi pertumbuhan embrio, bahkan dapat mengakibatkan kematian janin
Penggunaannya tidak lebih dari 3 bulan karena diazepam memilki waktu paruh yang panjang.
Inhibitor CYP2C19
Chloramphenicol, Cimetidine, Clopidogrel, Delavirdine, Efavirenz, Esopmeprazole, Felbamate, Fluconazole, Fluoxetine, Fluvoxamine, Isoniazid, Moclobemide, Modafinil, Omeprazole,Oxcarbazepin, Ticlopidine, Voriconazole
Inducer CYP2C19
Aminoglutethimide, Artemisinin, Barbiturat, Carbamazepin, Phenytoin, Pirimidone, Rifampin, Rifampetin
Inhibisi CYP2C19 tidak sepenuhnya menimbulkan konsekwensi buruk karena :
Substrat toksiknya tidak banyak
Enzim lain sering mengambil alih
peran CYP2C19
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar